Ajari Anak Anda Sikat Gigi Sebelum Tidur (SGST)? Masa Sih?

Begitulah salah satu iklan di TV. Lah, kalo ortunya malez SGST, apakah artinya ortunya munafik? Apakah kebenaran/hal positif yg ada pada SGST menjadi negatif/tidak benar lagi?

Lalu, ada ortu yg kalo sama temen2nya kadang suka becanda nyebutin:
anji??, bab?, ta?, kon??? loe, tetapi dia berusaha nghindarin hal tersebut terjadi di mata anak2nya. Apakah ortu tersebut muna? Apakah “penghindaran lokal” tersebut jadi suatu yg negatif? Apakah sebaiknya diobral aja itu omongan di depan anak2nya?

:)

Leave a Comment

Ajari Anak Anda Sikat Gigi Sebelum Tidur (SGST)? Masa Sih?

Begitulah salah satu iklan di TV. Lah, kalo ortunya malez SGST, apakah artinya ortunya munafik? Apakah kebenaran/hal positif yg ada pada SGST menjadi negatif/tidak benar lagi?

Lalu, ada ortu yg kalo sama temen2nya kadang suka becanda nyebutin:
anji??, bab?, ta?, kon??? loe, tetapi dia berusaha nghindarin hal tersebut terjadi di mata anak2nya. Apakah ortu tersebut muna? Apakah “penghindaran lokal” tersebut jadi suatu yg negatif? Apakah sebaiknya diobral aja itu omongan di depan anak2nya?
:)

Leave a Comment

Ajari Anak Anda Sikat Gigi Sebelum Tidur (SGST)? Masa Sih?

Begitulah salah satu iklan di TV. Lah, kalo ortunya malez SGST, apakah artinya ortunya munafik? Apakah kebenaran/hal positif yg ada pada SGST menjadi negatif/tidak benar lagi?

Lalu, ada ortu yg kalo sama temen2nya kadang suka becanda nyebutin:
anji??, bab?, ta?, kon??? loe, tetapi dia berusaha nghindarin hal tersebut terjadi di mata anak2nya. Apakah ortu tersebut muna? Apakah “penghindaran lokal” tersebut jadi suatu yg negatif? Apakah sebaiknya diobral aja itu omongan di depan anak2nya?

:)

Leave a Comment

Modus Prioritas

Berbagai macam cara ditempuh kaum atheis/agnostic/individualis/sok liberal untuk mencari-cari pembenaran atas perbuatan destruktif mereka. Selain berpegang teguh pada kebebasan semu pribadi dan menuduh orang lain memonopoli kebenaran, mereka juga menggunakan celah eksistensi kerusakan lainnya.

Perbuatan pihak lain lebih merusak, katanya, so ngapain ngurusin mereka. Padahal, sampai kiamat pun bakal selalu ada kerusakan yg lebih parah dari suatu kerusakan lain.

Ini salah satu contohnya:
Daripada Sibuk Kritik Film ‘ML’ Urus Korupsi Saja
Pesan submoralnya adalah: wajar ngapain aja selama korupsi belum hilang. Padahal bukankah lebih mengasyikkan kalau pencegahan kerusakan itu berjalan beriringan. Bukannya malah yang satu menutupi sesuatu, yang lain memakai topeng sesuatu.

Leave a Comment

Kekerasan, why not? Selamat kepada Warga Bojong!

2005
Akhirnya, setelah warga Bojong melakukan penyerangan fisik, dilakukan peninjauan kembali, lantas dibatalkan, perizinan TPA Bojong. Seandainya warga Bojong terlalu peduli dengan kata2 pengamat/politikus/islamolog untuk hanya terus berdialog, diskusi, dialog, diskusi,dialog, diskusi sampe mati, entah apa akhir kisah ini.

Sebelum Masehi
Nabi Ibrahim, induk dari semua agama samawi, memenggal patung2 kaumnya. Terus kenapa? Mau bilang itu hanya dongeng? Filosofinya hanya berlaku zaman dulu?

Entah kapan, semoga tak terjadi
Kalo gw pny adek/kakak perempuan terus dia pacaran sama cowo yg jelas2 PK (penjahat kelamin). Kalo tuh cowo dibilangin berkali2 tetep tak mau ngejauhin, enakan dihajar kan tuh anak. Menang or kalah, soal nanti. Bodo amat orang mau bilang jgn pake kekerasanlah, dialog dululah, ngertiin dulu lah. Keburu basi, mas.

Ajaran Islam
”Suruhlah anak-anakmu salat bila telah berumur 7 tahun. Dan jika berumur 10 tahun (belum salat juga) hendaklah kamu pukul mereka dan pisahkanlah tempat tidur anak-anakmu yang lain jenis.”
Nggak terima? Mau bilang itu bertentangan dengan Declaration of Human Rights, universalitas dan toleransi, jadi nggak usah diturutin? Or mau nuduh penafsirannya salah, yg bener dan cerdas penafsiran muslim sok liberal punya, terserah mau ditafsirin apa kata “pukul” di situ? Pukul dengan kata2? Pukul dengan tulisan? Pukul dengan puisi? Syair? Berbalas pantun? Kritik humor? Wakakakakkk….

Kekerasan tidak selalu gagal/buruk, bukan? Tapi, walau bagaimanapun tetep menjaga kesehatan wanita dan anak2, serta berusaha tak merusak tanaman.

Leave a Comment

Penuduh “Mereka Ngerasa Paling Bener” itu ternyata Ngerasa Paling Bener / Pinter

Penganut fanatik sinkretisme yg digawangi atheis, agnostic, individualis dan muslim sok liberal biasanya make jurus klasik “Mereka ngerasa bener sendiri” untuk berusaha memadamkan semangat beberapa pihak yg tegas mengkondisikan lingkungan sekitarnya terfilter dari nilai2 negatif. Bahkan masalah Ahmadiyah yg sebenarnya bukan sekedar masalah penafsiran tapi perusakan ajaran, mereka bela mati2an lalu menuduh pihak yg anti Ahmadiyah sebagai “ngerasa paling bener”. Mereka juga kadang mengeluarkan tuduhan keji bahwa pihak2 yg mereka kritisi itu “berperan sebagai Tuhan”.

Pada kenyataannya mereka pun melakukan hal serupa. Kasus Gus Dur dan konco2nya yg ngerasa paling bener memahami AD/ART PKB ataupun kasus Ulil Abshar Abdalla yg menghina MUI sebagai bodoh yg mengindikasikan bahwa dia ngerasa paling pinter, adalah sebagian kecil contohnya. Beberapa pihak lain di forum ini dan di luar sana pun (dikomandoi anggota Wantimpres Adnan Buyung Nasution) mendesak MUI dibubarkan.

Dalam dakwahnya pun, para pengusung kepentingan pribadi bertopeng pluralisme ini tak henti2nya memposisikan diri mereka sebagai yg paling modern, paling luas wawasan, paling terbuka pikiran, paling dewasa.

Leave a Comment

Hak Cipta, Hak Paten, IPR: Pertanyaan, Jawaban & Sanggahan

Salah satu modal kapitalisme dalam mengusung gombalisasi adalah intelectual property right (hak atas kekayaan intelektual). Ini juga yg jadi modal Microsoft dan BSAnya ikut sweeping perusahaan2. Kl sweeping2 yg laen yg gak ada hubungannya sama BSA, pasti dah byk yg mncela

Dalam proses kreativitasnya, orang2 yg dianggap berhak punya IPR jelas menggunakan alat tulis, alat listrik, alat komunikasi, alat transportasi dll. Pertanyaannya adalah sampai di mana kontribusi mereka terhadap para penemu peralatan yg mereka gunakan itu, bahkan terhadap orang2 yg secara tidak langsung membantu mereka melalui penemuan rumus2 fisika & kimia yg diaplikasikan kepada material2 yg digunakan (CD, kaset, gitar, komputer dll.). Kalau tidak ada, apakah mereka pantas mendapatkan IPR? Lebih jauh lagi, apakah IPR itu pantas ada?

Yang ingin mengomentari masalah IPR ini dari sisi kapitalisme, silakan.

Leave a Comment

Selamat Datang Trend Bunuh Diri

http://www.detiknews.com/indexfr.php…136/idkanal/10 :
Bunuh diri dengan menghirup gas beracun yang dihasilkan dari detergen pakaian sepertinya sedang menjadi tren di negeri Sakura. Setidaknya dalam sebulan telah ditemukan 8 kasus bunuh diri dengan menggunakan teknik tersebut.

Tidak hanya menggunakan gas beracun yang dihasilkan dari detergen pakaian, mereka bahkan mengikuti metode cara bunuh diri yang telah tersebar melalui situs di internet. Korban sebagian besar meninggalkan pesan tak jauh dari jasad mereka.

——————————————————————

Melengkapi ajaran fundamentalis atheis/agnostic yang berpijak pada kebebasan apapun selama tak bertentangan dengan hukum negara tertulis yang tak bertentangan dengan kebebasan apapun, telah turun wahyu dari sel-sel otak mereka (yang tak pernah mereka lihat sendiri) terbaru yang seperti biasa, menurut mereka, wajar kalo tersebarluas yang penting nggak pake paksaan. Semoga untuk ajaran yang ini hanya berlaku untuk penganut mereka sendiri. Dengan demikian mereka (yang jumlahnya jutaan di dunia) telah bener2 berbuat baik tanpa kepentingan apapun :
1. Mengurangi populasi & polusi dunia
2. Mengurangi efek global warming & local warning
3. Mengurangi persaingan pencari kerja
4. Mengurangi potensi kejahatan & kriminalitas
5. Mengurangi biaya belanja dunia
6. Mengurangi penderita penyakit dengan donor dari tubuh kalian
7. dll masih banyak lagi yg tak bisa saya sebutkan satu per dua.

Leave a Comment

Buat yg tak butuh agama, agnostik or ateis

Sebenernya kalian cuma males (kyk gue, tapi gue masih butuh) or bener2 hasil pemikiran? Hehehehe.
1. Sebutkan contoh2 nilai-nilai yg kalian anut, yg disebut kebenaran universal lah or apalah. Bagaimana konsekuensi dan implementasinya?
2. Menurut kalian gimana dengan penjahat2/kriminal2 yg belum dapat balesan setimpal di dunia, apakah tak ada kelanjutan or balesannya di akhirat alias yg udah ya udah?
3. Menurut kalian gimana dengan orang2 yg miskin/cacat/sial terus di dunia sampe mati, apakah mereka tak dapet balesan atas kesabarannya?
4. Kalau kalian percaya karma (kalo tak percaya tak usah dijawab), kenapa bisa karma dipercaya tapi agama tidak?
5. Kalian pernah jatuh cinta tak? Hal-hal yg terjadi di dalamnya logis tak menurut kalian? Selalu masuk akal?
6. Terakhir, kenapa kalian tak bunuh diri aja? Tak ada hukuman kan buat kalian. Wakakakak…

Leave a Comment

Sexualitas Inter Keluarga (Incest): Satu Lagi Prilaku Menyimpang yg Akan Dibiasakan

Pengacara Patrick sebelumnya menyatakan larangan inses itu inkonstitusional. Konstitusi tak bisa menghukum dua orang dewasa yang sepakat memiliki hubungan seksual.

————————————

http://www.detiknews.com/indexfr.php…160/idkanal/10

————————————-

Setelah kehidupan homoseksualitas menjadi dibela2 (padahal dulunya dilaknat), bukan tak mungkin, sebentar incest tersebut akan dimaklumin dan dipopulerin. Pencegahnya akan dinilai picik, melanggar HAM dan kebebasan pendapat. Maka, bertepuktanganlah para penganut fanatik hedonis, atheis, agnostis, permisifisme dengan didukung penuh muslim2 sok liberal.

————————————————————————————————

Hmmm….ternyata terjadi juga di Australia
http://www.detiknews.com/indexfr.php…323/idkanal/10

………….. Kepada stasiun televisi setempat Nine Network, pasangan incest itu terang-terangan mengakui perbuatan mereka. Ayah dan anak itu bahkan meminta pengertian publik. “Kami cuma meminta sedikit respek dan pengertian,” kata Jenny. ………………

Silakan muslim sok liberal, toleransi mereka

Leave a Comment

Older Posts »